Struktur Jama’atul Muslimin. Tentang Umat.

Ringkasan buku: Menuju Jama’atul Muslimin

oleh Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir, M.A. Merupakan intisari thesis yang diajukan untuk meraih gelar MA di Universitas Islam di Madinah Munawwarah. Beliau lulus dengan grade Imtiyaz (excellent!)

—————————————————————————————-

Umat Islam

Tahapan pembentukan Jama’atul Muslimin:

  1. Setiap jengkal bumi yang dihuni oleh sekelompok manusia dan diperintah dengan syariat Allah adalah daarul ‘adl (negara keadilan).
  2. Lalu, Penduduk daarul ‘adl  harus bersatu dengan daarul ‘adl lainnya, membentuk satu negara Islam.
  3. Lalu, Persatuan daarul ‘adl tersebut harus bergerak menyampaikan Islam kepada orang-orang di sekitarnya, sampai tidak ada lagi fitnah.

Ada dua periode yang telah ditempuh sejarah:

  1. Masa sebelum Rasulullah saw. diutus. Nabi/Rasul diutus kepada kaum atau negeri tertentu secara khusus. Di ayat-ayat Al-Qur’an, para nabi mengatakan, “Wahai kaumku,….”
  2. Masa setelah Rasulullah saw diutus. Dakwah berada pada kerangka umum, untuk seluruh umat manusia. Rasulullah disuruh menyatakan: “Hai manusia,…” (Al-A’raaf:158)

Karakteristik Umat Islam?

  1. Aqidah yang bersih dari segala bentuk kemusyrikan.
  2. Aqidah bersifat komprehensif dan menyeluruh. Universal.
  3. Sistem (manhaj) bersifat rabbani secara murni dan sempurna.
  4. Prinsip pertengahan dan keadilan dalam segala persoalan. Tidak sekedar menekankan pada aspek ruhani, juga tidak terlampau mementingkan aspek material. Tidak terpaku pada hal-hal yang sudah diketahui, namun membuka ilmu bagi perubahan dan ilmu pengetahuan. Pusat Islam berada di tengah-tengah pusat bumi dan di tengah belahan dunia.

Unsur Kesatuan Umat Islam?

  1. Aqidah. Setiap muslim mengucapkan Laa ilaaha illa Allaah secara ikhlas.
  2. Ibadah. Sama-sama shalat, puasa Ramadhan, berzakat bila telah cukup nishab, dan lain-lain.
  3. Adat dan perilaku. Satu teladan: Rasulullah saw.
  4. Sejarah. Tidak terikat oleh tanah air ataupun warna kulit. Masa lalu kita sama, teman.
  5. Bahasa. Kata guru MTs saya dulu: Al-Lughatul ‘Arabiyyah lughatul Qur’aan. Al-Lughatul ‘Arabiyyah lughatul Islaam. Al-Lughatul ‘Arabiyyah lughatul Jannah. (Bahasa Arab tuh bahasa Al Qur’an. Bahasa Arab tuh bahasa Islam. Bahasa Arab tuh bahasa surga.) J
  6. Jalan. Jalan para Nabi dan Rasul Allah.
  7. Undang-Undang (Dustur). Jelas, undang-undangnya merujuk pada Qur’an dan Sunnah.
  8. Pimpinan. Zaman dulu pimpinan Umat Islam itu Rasulullah. Lalu para khalifah. Tidak boleh ada kepemimpinan umat Islam lebih dari seorang khalifah.
Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s