Manfaatkan Facebook Demi Tegaknya Pancasila

disusun untuk memenuhi tugas akhir Pancasila x) – Semester Ganjil 2010

facebook iconBerbagai macam fitur pada Facebook memiliki satu tujuan utama, yaitu memaparkan informasi. Informasi yang menarik, out-of-the-box, memberikan inspirasi, ataupun ide pemikiran yang dapat diterima oleh mayoritas masyarakat mampu menggerakkan jiwa dan raga masyarakat.

Informasi, baik benar maupun salah, akan membentuk opini masyarakat dan menimbulkan reaksi yang terkadang berlebihan. Semakin cepat informasi tersebar, semakin cepat pula reaksi masyarakat dalam menanggapinya. Dahulu kala, kenaikan harga BBM tidak menimbulkan kerusuhan ataupun kelangkaan BBM karena informasi kenaikan ini diberikan beberapa jam sebelum harga naik. Sedangkan saat ini, baru keluar wacana untuk mengurangi pasokan premium saja, masyarakat sudah koar-koar merengek agar wacana tersebut tidak direalisasikan. Tentunya hal ini adalah efek dari keterbukaan dan kecepatan penyebaran informasi yang semakin meningkat.

Fakta kehebatan kekuatan informasi tersebut, dapat dimanfaatkan untuk membentuk bangsa Indonesia yang lebih baik lagi. Berbagai fitur dan kecanggihan dalam Facebook semakin memudahkan penyebaran pemikiran dan gagasan-gagasan yang diharapkan mampu menyadarkan pembacanya untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya. Beberapa contoh pemanfaatan jejaring sosial Facebook dalam koridor Pancasila akan dijabarkan berikut ini, berdasarkan fitur yang terdapat dalam Facebook:

a. Status Profil

Informasi yang dapat ditampung dalam status profil sedikit, namun efeknya dirasakan cukup besar. Kalimat yang sedikit itu, mampu menginspirasi hidup banyak orang. Hanya dengan menampilkan status “Wah, sudah adzan, sholat dulu yuk” saja, penulis status tersebut telah menerapkan nilai sila pertama Pancasila sekaligus mengajak pengguna lainnya yang seagama untuk ikut menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Teknologi Facebook akan menampilkan dengan segera status tersebut di halaman utama Facebook orang lain sehingga mempercepat penyebaran dan pengaplikasian aksi nyata tersebut.

b. Group

Group Facebook menyatukan orang-orang yang memiliki suatu kesamaan dalam suatu hal. Contoh pemanfaatan fitur ini dalam koridor Pancasila adalah, tanpa disadari sebagian besar pengguna Facebook, fitur group dalam Facebook mampu menjadi wadah dalam penerapan sila keempat Pancasila, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

Dalam suatu rapat, biasanya tidak semua anggota mampu hadir dalam rapat tersebut. Kondisi ini tentu membuat hasil rapat belum memenuhi keinginan ataupun persetujuan dari anggota organisasi tersebut. Fitur group dalam Facebook mampu menangani masalah ini. Anggota rapat bisa mengikuti rapat dari manapun dia berada asal mampu mengakses internet. Musyawarah dapat dilakukan dengan chat group secara real-time, ataupun mengikuti diskusi dalam komentar post apabila waktu tidak memungkinkan seluruh anggota mengikuti rapat dalam kurun waktu tertentu.

c. Undangan

Fitur ini dapat mengajak kawan-kawan dari pengguna Facebook untuk menghadiri suatu acara. Penerapan fitur ini dalam koridor Pancasila sila kedua misalnya, mengundang teman untuk menghadiri acara kemanusiaan, seperti menjadi relawan di Merapi, ikut mendonorkan darah dalam acara donor darah missal, bakti sosial di panti sosial, dan acara kemanusiaan lainnya.

d. Notes

Fitur ini membantu pengguna Facebook untuk menyampaikan pemikiran maupun gagasannya kepada pengguna Facebook lainnya. Sedikit-banyak, tulisan dalam notes akan menginspirasi pengguna Facebook lainnya. Contoh pengaplikasian dalam sila terakhir Pancasila adalah dengan menceritakan pengalaman-pengalaman menarik yang berhubungan dengan tolong-menolong, hidup sederhana, menghormati hak milik umum, dan pengalaman lain yang sejenis. Diharapkan dengan membaca notes tersebut, pembaca akan tergerak hatinya untuk menerapkan cara hidup yang sama.

e. Games

Banyak orang mengira games hanya dapat dimanfaatkan sebagai hiburan.  Padahal, games dapat digunakan untuk tujuan positif, salah satunya dalam menerapkan sila ketiga Pancasila: Persatuan Indonesia. Banyak games Facebook yang dikembangkan oleh developer Indonesia yang mampu meningkatkan rasa cinta dan bangga akan bangsa dan tanah air Indonesia. Salah satu contoh yang bisa diambil adalah game Facebook yang baru saja dipamerkan dalam ToyBiz Expo KPFT UGM, Gatrix. Game ini merupakan permainan yang biasa disebut ‘benthik’ oleh orang Jogja. Dengan memainkan game ini di Facebook, selain otak menjadi lebih segar karena mendapatkan hiburan, rasa cinta dan bangga pemain terhadap Indonesia juga akan meningkat.

Dari berbagai penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa fitur-fitur tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh kalangan masyarakat. Namun, dalam statistik http://www.checkfacebook.com/:

Indonesia facebook user statistic
dicapture pada 4 Oktober 2011, 11.10

tampak bahwa mayoritas pengguna Facebook di Indonesia adalah pemuda. Dengan demikian, kemungkinan efek pemanfaatan Facebook untuk meningkatkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat secara langsung hanya dirasakan oleh para pemuda.

Hal itu tidak akan membatasi manfaat ini, karena pemuda adalah poros pergerakan bangsa. Pemuda akan memberikan teladan yang baik bagi masyarakat di sekitar. Diharapkan masyarakat sekitar lalu ikut untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut. Poin penting lainnya adalah fakta bahwa pemuda adalah generasi penerus bangsa. Harapan Indonesia yang lebih baik masih sangat terbuka lebar.

Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s