Fast Track UGM 2011

-Bilingual Writing-

[English]

Fast Track is an accelerated study program for students in Bachelor Degree to continue their study in Master Degree in a short time. Fast Track program gives benefits for both students and the universities. How come?

Students are given a full scholarship from Dikti to continue their study in Master Degree even though they haven’t finished their Bachelor Degree. So, in the last year of Bachelor Degree, students also take Master Degree’s courses. Students will get S.T. and M.Eng. of academic title behind their names after studying for 5 years only. In the future, surely there will be a lot of young doctoral students, young entrepreneurs, young CEO, and other young success people because of Fast Track program. WOW!

Another objective for creating this program is to increase the quality of national university. The government hopes that the bright students are interested in this program so that they won’t continue their study abroad. Students can do the research here and bring the national university’s name to the global/international conferences. The quality of postgraduate alumnus will be better and people won’t look down to Indonesia.

In Engineering Faculty of Gadjah Mada University, Fast Track program has been held since this year. Thanks God, I’ve been given the opportunity to join this program. At first, I hesitated to take this program because I’ve already planned to continue my study abroad. But, my parents and friends gave me their full support so that I became convinced to register this program. Thanks! 🙂

Many people asked me about how to join this program. There are only two requirements: cum laude and TOEFL score >500. If you want to join this program next year, you have to prepare yourself as soon as possible.

Dikti has a good quality control management of this program. The students given this scholarship have to share their knowledge to high school students. The Fast Track students also have to publish their progress of research regularly with English and Bahasa. So, my blog will be full of bilingual article. Feel free to correct me if there are some mistakes or weird expressions in my writings 😉

Finally, I hope Fast Track program can give blessings to the people, aamiin (worship)

[Bahasa]

Fast = cepat. Track = jalur. Fast Track = jalur cepat!

Kalau boleh saya katakan, Fast Track adalah program simbiosis mutualisme antara mahasiswa dan perguruan tinggi. Mahasiswa senang, universitas pun senang. Kok bisa?

Gimana mahasiswa gak seneng? Mahasiswa mendapatkan beasiswa penuh dari Dikti untuk menempuh program master meskipun belum lulus pendidikan tingkat sarjana (S1). Jadi, perkuliahan di tahun pertama S2 overlap dengan pengerjaan skripsi dan perkuliahan di tahun terakhir kuliah S1. Mahasiswa senang dong kalau bisa dapat gelar sarjana dan master hanya dalam waktu maksimal 5 tahun saja. Hemat waktu beb… hemat! Sisa usia yang masih banyak bisa digunakan untuk langsung lanjut S3 (mumpung otak masih fresh, masih muda gitu). Atau jadi pengusaha muda. Atau jadi dosen muda. Atau jadi manager/pimpinan perusahaan dalam usia muda. Wow banget kan (mata berbinar-binar).

Jujur, saya juga senang, insya Allah bisa dapat gelar Master of Engineering (M.Eng.) dalam usia 22 tahun xD Usia boleh muda, tapi pengalaman dan ilmu insya Allah sudah lumayan banyak… aamiin 🙂

timeline belajar mahasiswa Fast Track
timeline mahasiswa Fast Track: ada yang overlap

Gimana perguruan tinggi gak seneng? Salah satu tujuan program Fast Track adalah untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi nasional. Program ini diharapkan mampu menarik minat mahasiswa-mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan di universitas nasional, tidak kabur mencari ilmu sampai ke negeri Cina (dan sekitarnya) seperti yang telah saya rencanakan dulu xP Diharapkan penelitian-penelitian berkualitas internasional muncul dari perguruan tinggi dalam negeri. Penelitian kolaborasi dengan universitas terkenal di dunia bisa diwujudkan. Mutu output terdongkrak. Rangking universitas-universitas di Indonesia naik. Seneng, kan?!

Di Fakultas Teknik UGM sendiri, program Fast Track baru pertama kali ini diselenggarakan. Persiapannya aja bener2 fast. Gak ada pengumuman woro-woro open rekruitmen. Pagi ditelepon suruh dateng pertemuan, sore sosialisasi program dari jurusan, konfirmasi ikut ato enggak maksimal keesokan paginya. Temen-temen yang lagi mudik Lebaran aja gak sempet dateng pertemuan. Mana lagi gak bisa shalat istikharah pula. Alhamdulillah, orang tua, temen2, dan atasan2ku di organisasi mendukung penuh saya untuk ikut program ini. Jadi, akhirnya tidak ada keraguan bin kebimbangan untuk menghapus dan menulis ulang rencana masa depanku 🙂

Banyak yang tanya: syarat ikut program Fast Track apa sih? Hmm… kalau untuk angkatan coba-coba kami ini, syaratnya sedikit: IPK cumlaude dan TOEFL di atas 500. Lalu tinggal tunggu approve dari Dikti. Nah, kalau kamu pengen ikutan Fast Track tahun depan, persiapin Indeks Prestasi bagus dari sekarang, jangan nanggung-nanggung. Soalnya banyak temen yang IPnya bagus, mepet 3.5, tapi ndak bisa join program ini. Alhamdulillah saya dari awal udah komitmen IP harus di atas 3.5 soalnya kalau engga yang bakal disalah-salahin ortu itu kegiatan organisasinya xO dan saya tidak mau itu. Alhamdulillah juga nilai-nilai jelek (C ke bawah) selalu saya perbaiki di semester selanjutnya, gak nunggu sampai tuek dulu baru ngulang. Sempet ketar-ketir juga sih, jangan-jangan nilai E yang belum sempat saya ubah jadi A itu membuat saya tidak diloloskan Dikti ikut program ini xO

Pengendalian mutu penerima beasiswa unggulan Dikti ini gak main-main. Di antaranya, tes TOEFL, menyalurkan ilmu ke siswa-siswi sekolahan, dan mahasiswa kudu membuat journal online (blog) terkait perkembangan risetnya dalam bilingual. Jadi, untuk ke depannya blog saya ini mungkin tulisannya akan berformat seperti ini, ada yang pake English, ada yang Bahasa. Sekalian deh belajar nulis Inggeris, tolong dikoreksi yaa kalau ada salah tulis/struktur atau ekspresi-ekspresi tulisan  yang aneh 😉

Akhir kata, semoga program Fast Track ini bisa memberi keberkahan bagi umat, aamiin 🙂 (worship)

Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

15 thoughts on “Fast Track UGM 2011”

  1. endak…
    mau langsung kerja wae ketoke. soalnya yang pada fasttrack, kalo mau kerja, mereka rata2 make ijazah S1 nya. jadi agak piye gitu. walaupun mmang, ketika sudah masuk karirnya lebih cepat biasanya.

    sip, nikah sek wae. wong lanang ki rodo gengsi nek wedhok e luwih dhuwur pendidikan ne. oponeh wes doktor. hehe. kecuali nek lanangane wes doktor juga. hehe.

    eh gelarnya apa njus? MT po MEng?

    Suka

  2. kecuali kalo emang mau jadi dosen kayak kamu. fast track lebih bagus. hehe.
    (aku udah gak kepikiran jadi dosen ki njus. hehe)
    kalo bisa sih kamu cari dobel digri sisan. ke paris ato ke belanda. akeh biasane,

    semangat ya sis!! 🙂

    Suka

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s