Teladan itu…

Skenario & Puisi:

Bryan Wildhan Arsaha
Gentur Adi Prabowo
Zudha Aulia Rachman

Pembaca puisi:

(Paskibra Teladan 2008)
Adrian Rizqi Irhamna
Rahma Fitriyana
Ridwan Widoyoko

Teladan itu…
mati.
mati jika tidak melakukan sesuatu yang berarti

Teladan itu…
memiliki.
memiliki semangat untuk meraih prestasi

Teladan itu…
sadar.
sadar akan kekurangan diri,
menyadari bahwa tak hanya sendiri

Teladan itu…
malu.
malu bila tidak ada guna untuk bangsa ini.

Teladan itu…
tersembunyi.
tersembunyi dalam hati, muncul sebagai insan yang bakti.

Teladan itu…
tangis.
tangis melepaskan duka, senyum tuk tunaikan harapan.

Teladan itu…
tanpa makna.
tanpa makna jika tidak benar2 diresapi,
tidak berguna jika tidak ditindaki.

Teladan itu…
salah.
salah dibilang salah,
benar dibilang benar.

Teladan itu…
menunggu.
menunggu pagi dengan semangat,
untuk mengubah hari.

Teladan itu…
benci.
benci terhadap kemungkaran,
cinta kepada kebaikan.

Teladan itu…
ada.
ada dalam hati,
ada dalam perbuatan.

Karena teladan itu.. AKU!

Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s