Private Cloud – 3 Days ITCamp Workshop (Hyper-V)

3 Days ITCamp Workshop Private Cloud

bismillaahirrahmaanirrahiim

When: Senin-Rabu, 23-25 April 2012. Pukul 09.00-15.00
Where: Kampus 1 Ruang Sidang Fak Science dan Teknologi  Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Lt. 3.
Penyelenggara: Microsoft Innovation Center (MIC) Yogyakarta

Sebulan yang lalu, pendaftaran workshop ini dibuka. Karena temanya sama dengan riset saya (Cloud Computing)  serta harga+fasilitasnya menggiurkan sekali (dari 1.550.000 diskon 1.500.000. Jadi, cukup membayar 50.000 rupiah saja, dengan fasilitas: makan 3x, sertifikat, flashdrive 15GB, CD e-learning interaktif, dipinjemin leptop) saya mendaftar dengan semangat :3

3 Days ITCamp Workshop Private Cloud

Saya melewatkan workshop hari pertama karena ada ujian mid. Dari catetan teman saya, pada hari pertama peserta dijelaskan mengenai konsep-konsep dasar dari cloud computing, microsoft server, dan virtualisasi (khususnya virtualisasi server dengan teknologi Hyper-V). Pembicaranya adalah Pak Darmawan Suandi dan Pak Rahmat Zikri.

Kenapa perlu virtualisasi?
Teknologi sekarang udah makin canggih aja. Sedangkan spesifikasi yang dibutuhkan biasanya gak perlu yang canggih-canggih amat. Agar lebih efektif, satu server bisa digunakan untuk banyak keperluan. Tetapi sebenarnya penggunaan satu server untuk banyak hal bisa menurunkan performa dan menimbulkan resiko keamanan data dalam server.
Nah, virtualisasi membuat seolah-olah ada banyak server, padahal secara fisik servernya cuma sedikit. Atau sebaliknya, seolah-olah ada server dengan spesifikasi canggih, padahal secara fisik merupakan gabungan dari beberapa server.

Semoga paham ya (okok).

Pada hari kedua dan ketiga, peserta diajak untuk praktek langsung konfigurasi mesin virtual dengan pelatih Pak Rahmat Zikri, Microsoft MVP Enterprise Server.

Pak Rahmat Zikri
Pak Rahmat Zikri (blurr)

Yang bikin ngiler adalah laptop yang dipakai untuk pelatihan: prosesor intel i7, RAM 16GB, harddisk 1 TB. Oh, My! *ngiler* :O~ Setiap peserta dipinjamkan satu laptop, jadi MIC menyediakan 40 laptop Axioo dengan spesifikasi tersebut…. $.$

40 laptop axio dengan spesifikasi canggih
40 laptop axio dengan spesifikasi canggih
my computer
prosesor intel i7 dan RAM 16 GB :O~
harddisk leptop
harddisk leptop = 1 TeraByte. +flashdrive 15GB gratis

Sistem Operasi yang digunakan adalah Windows Server 2008 R2 Enterprise. Hyper-V sudah terinstall dalam sistem ini, sehingga peserta tidak diajarkan untuk menginstal Hyper-V dari awal.

microsoft server manager
Windows Server 2008 Manager. Hyper-V sudah terinstall

Yang dipraktekkan adalah cara-cara dasar konfigurasi di Hyper-V, seperti: konfigurasi jaringan virtual, konfigurasi mesin virtual, membuat dan konfigurasi virtual harddisk, serta cara untuk recovery mesin virtual…

hyper-v manager

Secara default, setelah instalasi hyper-V, ada empat mesin virtual yang ada, yaitu: DC (Domain Controller), DPM (Data Protection Manager), SCOM (System Center Operation Manager), dan Opalis…

hyper-v virtual network manager

Hyper-V VM setting

Err, tapi mohon maaf, sepertinya tutorial detailnya tidak bisa saya sebutkan satu persatu di sini, karena ada buanyak sekali O.O

Saya coba jelaskan salah satu proses saja ya, untuk recovery mesin virtual

Ada tiga cara untuk recovery: export-import, snapshot, backup-restore

export-import
(+) file untuk recovery bisa diletakkan di tempat lain. konfigurasi mesin virtual juga tersimpan.
(-) lebih lama. perlu matikan server saat melakukan ekspor-impor.

snapshot
(+) cara terbaik. ga perlu matiin server. memakan sekitar 10% dari ukuran hard disk aslinya. kalau terlalu sering snapshot, nanti ukurannya jadi gede juga, kalo udah ga muat nanti replace old files.
(-) karena disimpan di tempat yang sama, kalo fisik server rusak –> snapshotnya juga ilang (snapshot disimpen di tempat yang sama dengan mesin virtual)

backup-restore
(+) bisa dilakukan saat server hidup. pake Windows Server Backup. backup hanya bisa dilakukan jika harddisknya di partisi (backupnya harus diletakkan di partisi lain).
(-) yang di back-up VHD(Virtual Hard Disk)-nya aja. Jadi sebelum restore perlu buat dan konfigurasi VM baru dulu.

windows server backup

Untuk konfigurasi yang lumayan advance (seperti: iSCSI (Internet Small Computer System Interface) dan Remote Server Administration) peserta cuma nonton demo caranya dari layar, karena dikhawatirkan settingan untuk kegiatan praktek selanjutnya berubah atau sumber daya di laptop peserta kurang memadai… 😦

Harusnya pelatihan ini juga mencakup clustering, tapi kata bapaknya sumber daya leptop tidak memungkinkan hal tersebut… Belum diinstall aplikasi System Center Management-nya (?) 😦

Ada banyak jenis System Center, antara lain:

  1. SCOM : System Center Operation Manager –> untuk cari tau status operasi dari tiap device. Misalnya: mana komputer yg load processornya tinggi? server ga perlu dimonitor satu persatu. Cukup konfigurasi untuk alert jika ditemukan kondisi tertentu, misal kalo ada apa2 kirim email/sms.
  2. SCCM : System Center Configuration Manager –> melacak komputer2 mana saja dengan kriteria tertentu (misal: mana yang pake adobe photoshop? mana komputer yang RAMnya di bawah 1GB?). Opsional. (selain pake sccm, bisa pakai Microsoft Assessment and Planning (MAP) Toolkit)
  3. SCVMM : System Center Virtual Machine Manager. di tiap server diinstal agent scvmm. Fiturnya banyak, antara lain mendukung live migration (?), P2V (physical to virtual –> dari fisik menjadi virtual… misal memungkinkan banyak server fisik jadi sedikit virtual server), V2V (virtual to virtual. misal VM dari VMWare jadi VM format hyperV)
  4. SCDPM : System Center Data Protection Manager


Opini pribadi tentang Hyper-V?

Dari sisi tampilan/antarmuka, pengguna sangat dimanjakan~ mudah sekali untuk create dan konfigurasi mesin virtual…
Dari sisi teknologi, sebenarnya hypervisor ini biasa saja. Namun, Hyper-V mendukung teknologi-teknologi microsoft lainnya yang canggih-canggih. Misal SCVMM, yang sepertinya adalah kekuatan inti dari cloud… Hyper-V gratis sih… Tapi, the problem is, “teknologi microsoft lainnya” itu pasti mahal sekaleeeee =.=
Dari sisi performa, saya belum bisa menjawab apakah lebih baik atau kurang daripada hypervisor lainnya, karena saya belum tau hasil pengujian performanya secara ilmiah (okok)

Overall, bagi orang-orang yang masih buta atau pemula dalam dunia cloud computing, workshop ini sangat membantu membukakan mata tentang konsep dan operasi cloud.

Saya dan CS - ITCamp Workshop Private Cloud
Saya dan CS - ITCamp Workshop Private Cloud
Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s