Hidup untuk Hasil dan Maksud

Jalasah Ruhiy – Umbulharjo & Kotagede – Selasa 3 Juli 2012 – @SMPIT Abu Bakar – Ust. Syatori Abdurrauf

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Salah satu tujuan kajian ini adalah untuk menyambut Ramadhan. Nah, Ust. Syatori mengatakan bahwa kadang ada yang salah dalam penyebutan tarhib. Tarhib (ha tebal) artinya adalah mengancam, sedangkan Tarhib (ha tipis) artinya adalah menyambut. Jadi, gunakan ha tipis, jangan ha tebal. Marhaban yaa Ramadhaan! 😉

——————————————————————————————-

Hidup itu untuk mencapai dua hal: hasil dan maksud.

Hasil itu memberi kebaikan di dunia. Contohnya: dagang yang menghasilkan keuntungan.

Maksud adalah segala hal yang mendatangkan kebaikan di akhirat.

Hasil – maksud adalah satu rangkaian yang jangan sampai terpisahkan!

Ada empat macam manusia di hadapan kehidupan:

  1. Hasil yang mendatangkan maksud. Contohnya, kita dagang dan dapet untung. Dapet hasilnya. Trus keuntungan itu kita pakai buat sedekah. “Maksud”-nya juga dapet 😀
  2. Orang yang berhasil tapi gak dapet maksud. Contohnya: punya uang banyak, tapi dari hasil korupsi. Kelihatannya keren kan, kaya raya. Tapi itu cuma penampakannya doang, dalemnya nothing. Keadaan seperti ini lebih menyakitkan daripada gagal berusaha tapi mendatangkan maksud.
  3. Orang yang tidak berhasil, tapi mendapatkan maksud. Misalnya, gagal dalam berdagang. Namun, karena niat berdagang adalah untuk membantu orang lain, bukan karena duit semata, “maksud”-nya dapet.
  4. Gak berhasil dan gak dapet maksudnya. Materi dunia gak dapet, kenikmatan di akhirat pun gak dapet. Naudzubillaahi min dzaalik 😦

Nah, gimana konteks hasil-maksud dalam beribadah?

Hasil dalam ibadah, artinya ibadah tersebut tertunaikan dengan baik sesuai syarat dan rukunnya. Misalnya shalat fardhu. Hasilnya adalah ketika seseorang mengerjakan shalat dengan sempurna tata caranya, yang terlihat secara fisik. Maksud dalam ibadah, artinya bagaimana pengaruh ibadah kita dalam kualitas hidup sehari-hari. Orang yang beribadah tapi kualitas hidup tidak berbeda dengan orang yang tidak beribadah, dia berarti dapet hasilnya, tapi gak dapet maksud.

Apakah tali penghubung yang bisa mengintegrasikan hasil dan maksud??

Iman kepada Allah swt.

Orang yang beribadah tanpa iman, bagaikan makan tanpa lidah, atau pas lidahnya lagi sariawan banyak. Buat ibadah kok kayaknya beban banget, rasa makanannya gak terasa.

Orang yang beribadah tanpa iman, bagaikan pohon tanpa akar. Layu. Mati. Kalau pohon ada akarnya kan nanti bisa tumbuh rindang, bahkan bisa berbuah lezat!

Kok bisa ya ibadah tanpa iman, kenapa tuh ya?

Karena…

  1. Dosa yang diperbuat dan tidak ditaubati. Hatinya kan kotor tuh, iman gak suka tempat yang kotor. Mana mau dia masuk 😦
  2. Masih menjadikan dunia sebagai kiblat kehidupan. Iman gak mau satu tempat sama bakhil di suatu hati. Tidak mungkin iman dan bakhil bertemu dalam satu hati yang sama, selamanya.
  3. Belum sepandangan sama Allah. Atau masih setengah-setengah nerima perintah-Nya. Gak manut deh.
  4. Kelalaian yang berketerusan. Udah tau salah, tapi tetep aja dilakukan, tak henti-henti 😦
  5. Tidak menghadirkan Allah dalam tiap peristiwa kehidupan. Contoh sederhananya, kalau kita lagi ngaca, apa yang kita pikirkan? Bajunya kurang rapih? Make-up kurang rata? Memuji dan bersyukur pada Allah?

Iman adalah air dalam kehidupan…

  1. Air yang bening lebih bagus dari pada air keruh. Iman itu tinggalnya di hati yang jernih, bukan di hati yang keruh.
  2. Air itu sifatnya mengalir. Mari kita arahkan iman kita menuju ke akhirat!
  3. Air menyesuaikan diri dengan tempatnya. Orang yang beriman menyesuaikan diri juga dengan Allah swt. Allah maunya kayak apa, kita turutin…
  4. Air dapat menyadarkan. Kalau ngantuk trus raup kan jadi seger tho. Begitu juga dengan iman, membuat kita selalu dalam keadaan sadar.

Wallahua’lam bish showaab

 

Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

1 thought on “Hidup untuk Hasil dan Maksud”

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s