Mengukur Overhead Mesin Virtual

Mengukur overhead mesin virtual adalah salah satu pengujian yang saya lakukan untuk menyelesaikan skripsi saya yang berjudul “Analisis Skalabilitas Private Cloud Berbasis Hypervisor KVM untuk Layanan IaaS“.

Parameter skalabilitas yang saya uji adalah overhead, linearitas, dan isolasi kinerja. Sementara itu, komponen yang diuji skalabilitasnya (diberi pembebanan) adalah CPU, jaringan, dan cakram (harddisk).

Sebelumnya, kita perlu menyamakan persepsi tentang overhead dulu nih. Overhead itu apa sih sebenernya?

Dalam kasus ini, overhead adalah penggunaan sumber daya komputer untuk melakukan fitur khusus. Kata overhead biasanya digunakan untuk menjelaskan fungsi yang opsional atau tambahan untuk aplikasi yang sudah ada (Webopedia, ____). The Free Dictionary (2009) menjelaskan overhead sebagai waktu proses yang dibutuhkan oleh perangkat, di luar waktu eksekusi.

Evaluasi overhead virtualisasi dilakukan dengan membandingkan waktu eksekusi sebuah aplikasi yang dijalankan pada sistem operasi non virtual (Ta) dengan aplikasi yang sama dijalankan pada sebuah mesin virtual (Tav). Overhead virtualisasi dihitung dengan rumus (Quétier, Neri, dkk., 2007):

Ov = Tav – Ta

Misalnya, kalau di PC biasa nih, kita ngerender video butuh waktu 10 menit (Ta). Nah, kita coba nge-render video di mesin virtual dengan spesifikasi yang sama dengan PC biasa itu, ternyata butuh waktu 10 menit 30 detik (Tav). Ada selisih waktu 30 detik, padahal spesifikasi mesin yang dipakai sama plek. Artinya, overhead mesin virtual dalam me-render video adalah 30 detik.

Apa sih pentingnya mengukur overhead mesin virtual?

Overhead mesin virtual bisa sangat kecil sehingga dapat diabaikan, ataupun cukup besar dan menurunkan performa secara signifikan. Yang bagus sih ya yang overhead-nya kecil, jadi performa di mesin virtual itu nyaris mirip sama kalau lagi pakai PC/server secara langsung.

Kalau beban overhead terlalu besar, kinerja jadi kurang efisien. Misal di contoh yang tadi, overhead-nya nyampe 10 menit juga. Jadi, total nge-render video butuh 20 menit. Kan gak efisien tuh. Nah, ini jadi PR buat para peneliti buat mikirin gimana caranya biar overhead-nya jadi lebih kecil lagi… Kalau buat pengguna, bisa milih di antara teknologi-teknologi virtualisasi yang ada, teknologi mana yang overhead-nya kecil, yang sesuai dengan kebutuhannya (komputasi/pakai jaringan/nyimpen file2 besar di harddisk/dsb…) dan dipertimbangkan untuk digunakan dalam membuat mesin virtualnya 😀

Semoga bermanfaat yaa 😉

-correct me if I am wrong-

Referensi:

Quétier, Benjamin. Neri, Vincent. Cappello, Franck. 2007. ”Scalability Comparison of Four Host Virtualization Tools”. Journal of Grid Computing, Vol. 5 pp. 83-98.

The Free Dictionary. 2009. Overhead. Diakses dari http://www.thefreedictionary.com/overhead pada 19 Juli 2012 14:04

Webopedia. ____. Overhead. Diakses dari http://www.webopedia.com/TERM/O/overhead.html pada 19 Juli 2012 13:49

Iklan

Penulis: fayruzrahma

always trying to be a simple person :)

8 thoughts on “Mengukur Overhead Mesin Virtual”

    1. biasanya universitas/dosen sudah langganan jurnal online, jadi mahasiswa bisa akses secara gratis
      kalau mau, bisa saya kirim ke email Anda, asal benar-benar diniatkan untuk riset, bukan untuk diperjualbelikan 🙂

      Suka

Ada komentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s